Zürich adalah kota terbesar di Swiss dan tempat wafat sejumlah perwakilan Mazhab Austria yang beremigrasi. Siegmund Feilbogen, Hermann Schwarzwald, dan Vera C. Smith Lutz meninggal di sini.
Siegmund Feilbogen wafat di sini, di kota terbesar Swiss, pada tahun 1928. Ia beremigrasi ke Swiss pada tahun 1915 selama Perang Dunia Pertama dan bekerja hingga akhir hayatnya sebagai penulis, penerjemah, dan editor. Hermann Schwarzwald pun meninggal di sini pada tahun 1939, hampir setahun setelah pelariannya dari Austria untuk menyusul istrinya. Sang istri telah memanfaatkan sebuah perjalanan ke luar negeri setengah tahun sebelumnya untuk beremigrasi. Vera C. Smith Lutz juga wafat di kota terbesar Swiss ini. Ia pindah ke sini pada tahun 1951 bersama suaminya, Friedrich Lutz, yang menjadi profesor di Universitas Zürich, menyeberangi samudra dari Princeton, dan melanjutkan kiprah akademisnya.